Bekasi - Ikatan Ahli Rantai Suplai Indonesia (IARSI) memprediksi sektor logistik Indonesia akan terus tumbuh dan menjadi salah satu pendorong utama ekonomi nasional. Menurut laporan terbaru, pertumbuhan sektor logistik Indonesia diproyeksikan mencapai 6-9% pada tahun 2026, didorong oleh peningkatan permintaan domestik dan program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.
Pertumbuhan ini juga didukung oleh investasi infrastruktur yang terus berlanjut, digitalisasi layanan logistik, dan naiknya permintaan layanan distribusi akibat urbanisasi dan perubahan pola konsumsi. Sektor e-commerce dan manufaktur masih menjadi penggerak utama, sementara potensi kawasan baru seperti Ibu Kota Nusantara (IKN) dan wilayah timur Indonesia menciptakan peluang yang menjanjikan.
"Dengan fondasi pertumbuhan yang konsisten, sektor logistik dan rantai suplai Indonesia akan menjadi tulang punggung dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat logistik regional," kata Assoc. Prof (Hon) R. Beniadi Setiawan, Ph.D., Ketua Umum IARSI.
Red
.jpeg)