Jakarta, 25 Februari 2026 — Hari ini Optimasi Rantai Suplai Indonesia (ORSI), sebagai salah satu anggota badan hukum usaha dari Ikatan Ahli Rantai Suplai Indonesia (IARSI) resmi ditetapkan sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) oleh Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Transportasi dan Logistik Indonesia melalui Surat Keputusan yang menyatakan ORSI memenuhi persyaratan verifikasi untuk menyelenggarakan uji kompetensi nasional sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Keputusan resmi ini menempatkan ORSI sebagai lembaga pelatihan kerja dan TUK yang menyediakan lebih dari 60 Skema Sertifikasi berlisensi BNSP RI, mencakup okupasi di bidang Pengadaan, Pergudangan, Logistik, Transportasi, Freight Forwarding, Delivery, Export‑Import (Custom), Supply Chain Management, Pertambangan, hingga Kewirausahaan. Penetapan tersebut dipandang sebagai langkah strategis yang berpotensi memperkuat upaya Pemerintah, KADIN, Asosiasi Pengusaha dan pemangku kepentingan industri dalam mencetak tenaga kerja terampil, kompeten, berdaya saing tinggi yang akhirnya dapat segera terserap ke dunia industri dan dunia usaha untuk mengurangi angka pengangguran.

Keberadaan ORSI sebagai TUK berskala nasional yang kredibel dan telah diakui sebagai pusat keunggulan manajemen rantai suplai bertaraf internasional, dapat membawa implikasi besar bagi berbagai pemangku kepentingan: bagi pemerintah dan pembuat kebijakan ini merupakan peluang mempercepat peningkatan kompetensi tenaga kerja yang menjadi salah satu kunci daya saing ekonomi, bagi dunia usaha dan asosiasi industri yang memberikan kepastian dan legitimasi negara, bahwa sertifikat kompetensi yang dikeluarkan mencerminkan kompetensi riil yang dapat diandalkan dalam proses rekrutmen dan penempatan kerja, sementara bagi pencari kerja sertifikasi yang kredibel berpotensi membuka akses lapangan kerja dan meningkatkan penghasilan masyarakat.

Red