BEKASI - Pemerintah berencana mengembangkan Pelabuhan Sorong di Papua Barat Daya untuk memperkuat sektor logistik dan industri di kawasan Indonesia Timur. Rencana ini mendapat sambutan positif dari para pakar, yang menilai langkah tersebut menjadi solusi konkret untuk mengatasi kesenjangan distribusi pasokan antarwilayah yang kerap terjadi.
Pengembangan Pelabuhan Sorong dinilai krusial mengingat posisi strategis Sorong sebagai gerbang utama menuju kawasan timur Indonesia. Dengan fasilitas yang lebih memadai, diharapkan biaya logistik dapat ditekan dan aliran distribusi barang menjadi lebih lancar.
IARSI: Kunci Penyeimbang Logistik Nasional
Ikatan Ahli Rantai Suplai Indonesia (IARSI) menilai bahwa pengembangan infrastruktur di Sorong bukan hanya soal pembangunan fisik pelabuhan, melainkan mengenai integrasi sistem rantai pasok (supply chain) nasional.
Ketua Umum IARSI, Assoc. Prof. (Hon) R. Beniadi Setiawan, Ph.D., dalam keterangannya menekankan bahwa selama ini terjadi ketimpangan yang signifikan antara Pulau Jawa dan wilayah Indonesia Timur dalam hal ketersediaan barang dan biaya pengiriman.
"Pengembangan Pelabuhan Sorong adalah solusi strategis untuk meratakan pasokan antarwilayah. Kesenjangan logistik ini seringkali membuat harga barang di timur jauh lebih mahal dibandingkan barat. Dengan pelabuhan yang modern dan terintegrasi, kita bisa memangkas waktu dan biaya transit," ujar Beniadi Setiawan.
IARSI menilai bahwa efisiensi rantai pasok menjadi tulang punggung utama untuk mendongkrak daya saing industri di wilayah timur. Ketika logistik lancar, investasi industri akan lebih tertarik masuk, sehingga membuka lapangan kerja dan menstimulasi ekonomi daerah.
Tentang IARSI (Ikatan Ahli Rantai Suplai Indonesia)
Dalam konteks ini, peran IARSI sangat vital sebagai mitra strategis pemerintah dan pelaku industri. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai organisasi tersebut:
IARSI (Ikatan Ahli Rantai Suplai Indonesia) adalah sebuah organisasi profesi yang menaungi para pakar, praktisi, dan akademisi di bidang manajemen rantai pasok dan logistik di Indonesia.
Fungsi Utama: IARSI berfungsi sebagai wadah untuk pengembangan keilmuan, standardisasi profesi, dan advokasi kebijakan di sektor logistik.
Tujuan: Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme SDM Indonesia di bidang supply chain, serta memberikan rekomendasi strategis kepada pemerintah guna menciptakan ekosistem logistik nasional yang efisien, kompetitif, dan berkelanjutan.
Kontribusi: IARSI aktif memberikan analisis mendalam mengenai tantangan-tantangan distribusi barang di Indonesia, termasuk isu kesenjangan infrastruktur antarwilayah, serta menawarkan solusi berbasis data (data-driven) untuk perbaikan sistem.
Dengan masukan dari organisasi seperti IARSI, pengembangan Pelabuhan Sorong diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas fisik, tetapi juga mengoptimalkan aliran material dan informasi dari hulu ke hilir secara menyeluruh.
Post: iarsi.org
