Dr. Erwin Suryadi, S.T., M.B.A. 

adalah profesional energi dan manajemen yang saat ini menjabat sebagai Direktur Optimasi Feedstock dan Produk PT Kilang Pertamina Internasional; berpengalaman di sektor hulu migas dan rantai pasok, pernah memimpin di SKK Migas, meraih gelar S.T., MBA, dan doktoral di bidang manajemen ekonomi, penulis buku The Matchmaker, serta penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya pada 10 Oktober 2024 sebagai pengakuan atas kontribusi dan dedikasinya dalam pengembangan sektor energi dan pembinaan industri penunjang lokal.


Dr. Kyatmaja Lookman, DMT, M.B.A., B.Com, S.H., M.H., Ak. a

adalah akademisi, peneliti, dan praktisi logistik sekaligus pengusaha-CEO PT Lookman Djaja-dengan gelar Doktor Manajemen Teknologi (DMT) dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Master of Business Administration (MBA) dari University of Technology Sydney, Bachelor of Commerce (BCom) dari University of New South Wales, serta gelar hukum dan akuntansi (S.H., M.H., Ak.), yang fokus pada riset dan penerapan inovasi di supply chain, transportasi, dan manajemen logistik serta telah menerima berbagai penghargaan dan pengakuan di sektor tersebut.



Wahyu K. Wicaksono,S.T.,PMP (SC)

adalah profesional rantai pasok berpengalaman yang saat ini menjabat sebagai Director of Supply Chain di PT Matahari Putra Prima Tbk, dengan latar pendidikan Sarjana Teknik (S.T.) di bidang Teknik Sipil dari Universitas Negeri Yogyakarta dan kariernya mencakup peran senior di berbagai perusahaan manufaktur, distribusi, dan ritel termasuk Toyota Astra Motor, Trans Retail Indonesia, Borwita Citra Prima, dan Tirtakencana Tatawarna (Avian Brands), yang memperkuat keahliannya dalam manajemen distribusi, operasi gudang, dan optimasi rantai pasok. 


Kristyo Mario G.,S.H.,M.H.,MMBA(SC), CPL. 

adalah ahli strategi dan manajemen logistik industri hulu migas dengan latar belakang hukum dan sertifikasi internasional manajemen rantai suplai; sangat berpengalaman dalam pengelolaan aset, logistik, hingga kepabeanan hulu migas yang sangat berperan dalam meningkatkan efisien dan kepatuhan regulasi di sektor energi nasional.