Balaraja, Banten— Ikatan Ahli Rantai Suplai Indonesia (IARSI) menginisiasi sebuah langkah konkret dalam menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan realitas industri global melalui program Kunjungan Industri. Dalam kegiatan strategis ini, IARSI memboyong puluhan mahasiswa, mahasiswi, beserta jajaran dosen dari Universitas Teknologi Digital (UTD) untuk meninjau langsung kompleksitas operasional di fasilitas Distribution Center (DC) Hypermart Balaraja. Kunjungan ini dirancang secara khusus sebagai wadah edukasi luar kampus yang bertujuan untuk membekali para civitas akademika dengan pemahaman mendalam mengenai manajemen logistik modern di salah satu pusat distribusi ritel terbesar di Indonesia.

Kehadiran rombongan besar dari Universitas Teknologi Digital tersebut disambut dan difasilitasi langsung oleh Supply Chain Director PT. Matahari Putra Prima Tbk Group, Bapak Wahyu K. Wicaksono. Di bawah arahan langsung dari jajaran manajemen puncak perusahaan, para mahasiswa dan dosen diajak untuk membedah, melihat, dan mempelajari seluruh alur proses pengelolaan Distribution Center secara komprehensif. Mulai dari sistem penerimaan barang (inbound), manajemen penyimpanan stok berbasis teknologi, hingga proses pengiriman (outbound) ke berbagai jaringan gerai ritel. Seluruh simulasi dan pemaparan di lapangan diarahkan untuk menunjukkan bagaimana sebuah rantai pasok skala raksasa dapat dikelola secara efektif, efisien, dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi guna menekan biaya operasional tanpa mengurangi kualitas layanan.

Kegiatan kolaboratif ini menjadi bukti nyata terciptanya sinergitas tiga arah yang harmonis antara asosiasi profesi, sektor swasta, dan institusi pendidikan tinggi. Keberhasilan agenda ini didorong oleh komitmen kuat dari Ikatan Ahli Rantai Suplai Indonesia yang terus konsisten mengembangkan ekosistem logistik nasional, yang kemudian disambut baik oleh kepedulian sosial yang tinggi dari PT Matahari Putra Prima Tbk Group terhadap dunia pendidikan. Di sisi lain, antusiasme ini juga dipicu oleh keinginan besar dari Civitas Akademika Universitas Teknologi Digital yang secara konsisten berupaya menyelaraskan kurikulum kampus dengan dinamika industri terbaru demi menghasilkan lulusan unggul yang kompeten dan langsung siap kerja saat memasuki pasar tenaga kerja.

Melalui program-program kunjungan industri yang intensif seperti ini, diharapkan jurang pemisah antara penguasaan teori di bangku kuliah dan praktik nyata di lapangan dapat dikikis secara signifikan. Pengalaman empiris yang didapatkan oleh para mahasiswa di DC Hypermart Balaraja diharapkan mampu mematangkan pola pikir taktis mereka dalam menghadapi tantangan industri masa depan. Dengan demikian, kolaborasi erat yang dimotori oleh IARSI, PT Matahari Putra Prima Tbk Group, dan Universitas Teknologi Digital ini diharapkan dapat menjadi rujukan dan benchmark positif bagi korporasi dan institusi pendidikan lainnya di Indonesia dalam upaya mencetak sumber daya manusia yang berkualitas global di bidang rantai suplai.

post: iarsi.org